Trump Tidak Tandatangani Paket Stimulus, Dolar AS Naik Tipis

Meskipun mengerem penurunannya di libur Natal hari ini, Indeks Dolar AS saat ini masih belum jauh dari level rendah sesi sebelumnya. Saat berita ini ditulis, Jumat (25/Desember) pagi, DXY naik tipis 0.09 persen ke 90.334. Adapun dua isu utama yang membayangi pasar finansial yang sedang tutup di hari Natal pagi ini adalah kritik Presiden AS Donald Trump terhadap paket stimulus AS dan kesepakatan Brexit.

 

dxy

 

Trump Kritik Jumlah Anggaran Bantuan Tunai

Stimulus ekonomi AS kembali menemui kendala. Kali ini gara-gara Presiden AS Donald Trump yang menolak menandatangani kesepakatan stimulus yang sudah diteken Kongres. Menurutnya, anggaran untuk bantuan langsung tunai bagi para warga Amerika seharusnya dinaikkan dari $600 menjadi $2000. Sedangkan anggaran bantuan luar negeri harus dipangkas.Akibatnya, ketidakpastian kembali melanda AS, sementara tunjangan pengangguran akan kembali kedaluwarsa Sabtu besok jika UU tak diratifikasi. Para pembuat undang-undang masih bisa meloloskan stopgap bill Senin besok untuk menghindari shutdown pemerintahan. Namun, itu tidak termasuk dana bantuan dampak pandemi karena Trump belum tanda-tangan. Pesimisme terhadap pengesahan undang-undang dana bantuan dampak virus Corona cenderung menguatkan fungsi safe haven Dolar AS, dan sebaliknya. Kendati demikian, pasar secara umum masih optimistis bahwa masalah stimulus kali ini akan lebih mudah diselesaikan daripada masalah sebelumnya. Oleh karena itulah, penguatan Dolar AS pagi ini tak banyak.

Inggris-UE Sukses Hindari No Deal Brexit

Di sisi lain, Inggris akhirnya mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa tujuh hari sebelum tenggat waktu keluarnya Inggris dari kesatuan tersebut. Kekhawatiran akan keputusan No-Deal pun sirna walaupun tak dijelaskan secara rinci poin-poin apa saja yang telah disepakati. Poundsterling pun naik mengungguli Dolar AS beberapa saat setelah pengumuman resmi dari PM Boris Johnson. Namun, penguatan Pound terbilang tak pesat. Pasalnya, kesepakatan Brexit semacam ini sudah diekspektasikan oleh pasar. Oleh sebab itu, saat berita ini dipublikasikan perolehan Sterling tak bertambah. Sebaliknya, indeks Dolar AS justru menunjukkan sedikit penguatan. Erik Bregar, pakar forex dari Exchange Bank of Canada menjelaskan bahwa fenomena yang terjadi dalam pasangan mata uang Pound-Dolar AS saat ini karena para trader sudah “bought-the-rumor”. Kini saatnya “selling-the-fact”, apalagi mengingat kurangnya kejutan positif dalam pengumuman kesepakatan Brexit sejauh ini. Intinya, situasi saat ini dinilai kurang-lebih seperti apa yang sudah mereka ekspektasikan.

BelajarTrading.net adalah platform belajar trading binary option dengan harga yang terjangkau dan bergaransi seumur hidup. Cukup sekali bayar, kamu dapat menikmati semua fasilitas dan konsultasi gratis seumur hidup! Tidak hanya itu, disini kamu juga akan bergabung dengan trader lainnya di seluruh Indonesia dalam sebuah grup chat untuk sharing dan berdiskusi. Raih profitmu bersama BelajarTrading.net!

Kantor

Medan, Sumatera Utara

Senin – JumatĀ | 9:00 – 17:00

Copyright BelajarTrading.net | Web Developed by JasaPromosi.id