Cara Trading Dengan CCI

Commodity Channel Index atau CCI merupakan indikator oscillator yang dibuat oleh Donald Lambert. Ia membuat Indikator ini sebagai alat bantu untuk trading di pasar komoditas. Seiring perkembangan dunia trading, tidak sedikit investor yang trading dengan CCI.

Indikator ini bisa melihat tingkat kejenuhan pasar, mengidentifikasi trend, hingga menentukan divergensi market. Selain itu, CCI juga bisa digabungkan dengan indikator lain agar mendapatkan hasil analisa yang lebih akurat. Sebelum mempelajari cara trading dengan CCI, mari pelajari cara membaca indikator ini terlebih dulu.

Trading Dengan CCI

Ada beberapa cara trading dengan CCI yang bisa diaplikasikan untuk trading. Secara garis besar, indikator ini menggunakan overbought dan oversold untuk menentukan posisi entry sell maupun buy. Bagaimana cara menggunakan indikator CCI untuk mencari posisi?

1. Melihat Tingkat Kejenuhan Pasar

Tingkat kejenuhan pasar bisa menjadi sinyal untuk mendeteksi terjadinya perubahan trend pasar atau reversal. Untuk mencari tahu tingkat kejenuhan pasar, lihat penjelasan pada grafik di bawah ini.

2. Mengidentifikasi Retracement

Trading dengan CCI juga sering diterapkan oleh trader trend following. Ada kalanya, harga suatu pair akan bergerak ke suatu sisi dengan kuat dan terus-menerus. Kondisi inilah yang dicari oleh para trend follower. Saat harga bergerak seperti itu, biasanya akan diiringi dengan koreksi-koreksi kecil atau retracement. Setelah itu, harga akan kembali melanjutkan perjalanan di arah yang sama. Anda bisa memanfaatkan indikator CCI untuk mencari retracement tersebut. Contohnya bisa dilihat dalam grafik berikut.

Pada grafik di atas, harga sedang dalam kondisi uptrend lalu memasuki area overbought. Hal ini mengindikasikan penurunan dari puncak kenaikan terbaru.

Untuk mengkonfirmasi kembalinya pergerakan harga dari retracement, sebaiknya gunakan grafik dengan time frame yang satu tingkat lebih kecil dari yang Anda gunakan. Misalnya, pada grafik di atas kondisi overbought terjadi pada time frame H4. Langkah berikutnya adalah pindah ke time frame yang lebih kecil, misalnya H1. Kemudian tunggu saat terjadi oversold pada time frame H1 seperti yang terlihat dalam grafik di bawah ini.

Grafik di atas menunjukan kondisi oversold di H1, yang ditunjukkan dengan posisi garis sinyal CCI di area -100. Saat kondisi ini terjadi, Anda bisa membuka posisi buy untuk memanfaatkan peluang kenaikan harga setelah oversold.

3. Menentukan Divergensi Market

Divergensi adalah kondisi saat harga dan indikator berbeda satu sama lainnya. Kondisi ini bisa menjadi sinyal munculnya reversal pada market. Salah satu kemampuan indikator CCI adalah dapat menunjukan terjadinya divergensi. Indikator lain yang memiliki kemampuan seperti ini adalah MACD, RSI, dan indikator oscillator lainnya.

Grafik di atas menunjukkan divergensi bullish pada chart USD/CAD di time frame 1 hari. Dalam grafik tersebut, pergerakan harga menunjukkan level Lower Low (LL), namun garis sinyal CCI menunjukkan Higher Low (HL). Jika kondisi ini terjadi, maka artinya terdapat sinyal divergensi bullish; di mana saat harga menurun, momentum pelemahannya sedang melambat dan kemungkinan sebentar lagi akan berbalik menguat.

Kekurangan CCI

Trading dengan CCI memang terlihat mudah dan sederhana. Akan tetapi, seperti indikator-indikator lainnya, trading dengan CCI juga memiliki kekurangan. CCI merupakan indikator lagging, yang berarti terlambat dalam melaporkan pergerakan harga. Sinyal baru diberikan setelah candlestick dalam periode pengukuran tersebut selesai terbentuk. Akibatnya, jika tidak dikombinasikan dengan indikator lain dan analisa Price Action, CCI bisa menimbulkan kesalahan sinyal.

BelajarTrading.net adalah platform belajar trading binary option dengan harga yang terjangkau dan bergaransi seumur hidup. Cukup sekali bayar, kamu dapat menikmati semua fasilitas dan konsultasi gratis seumur hidup! Tidak hanya itu, disini kamu juga akan bergabung dengan trader lainnya di seluruh Indonesia dalam sebuah grup chat untuk sharing dan berdiskusi. Raih profitmu bersama BelajarTrading.net!

Kantor

Medan, Sumatera Utara

Senin – JumatĀ | 9:00 – 17:00

Copyright BelajarTrading.net | Web Developed by JasaPromosi.id