Apa itu Support Resistance?

Dalam trading, tentunya harga yang terbentuk sebenarnya menuruti mekanisme kekuatan jual-beli (buy-sell) yang ada di pasar.

Maka ada level-level tertentu yang secara tidak langsung disepakati oleh para trader sebagai titik pembalikan harga, yaitu ketika kekuatan jual melemah (sementara kekuatan beli menguat) atau ketika kekuatan beli melemah (sedangkan kekuatan jual menguat).

Titik-titik pembalikan harga tersebut disebut Support dan Resistance dalam

Pengertian Support – Resistance

Apabila trader sudah menganggap level harga saat ini sudah terlalu tinggi, maka mereka akan cenderung mengakhiri aksi buy dengan melakukan profit-taking. Tindakan tersebut yang menyebabkan harga turun setelah mencapai level tinggi tertentu, yang kemudian disebut sebagai Resistance.

Begitu juga dengan level harga yang oleh para trader dianggap sudah cukup rendah, sehingga mereka yang sell akan melakukan take profit. Harga akan terkoreksi naik. Inilah yang menjadi cikal bakal Support.

Perhatikan contoh Support – Resistance pada grafik USD/JPY berikut ini:

 

Mungkin anda juga pernah mendengar kalimat “beli saat harga rendah, jual saat harga tinggi” ( buy low, sell high ). Namun, Nah, Support – Resistance merupakan jawabannya.

 

Resistance merupakan sebagai area yang tercipta ketika harga berhenti naik, kemudian berbalik turun. Resistance berperan sebagai “batas atas” yang menghalangi kenaikan harga lebih lanjut untuk sementara waktu.

Sebaliknya Support merupakan sebagai area yang tercipta ketika harga berhenti menurun, kemudian berbalik naik. Support menjadi “batas bawah” yang mencegah harga menurun lebih lanjut untuk sementara waktu.

Apabila kita bisa mengetahui titik-titik Support – Resistance ini, maka kita bisa tahu, kapan sebaiknya melakukan buy, kapan sebaiknya sell, dan kapan sebaiknya take profit. Namun, cara mengidentifikasi Support – Resistance tidaklah sesederhana melihat harga tertinggi dan terendah saja.

Cara Menentukan Support – Resistance

Ada berbagai macam cara menentukan Support – Resistance dalam forex. Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan melihat level tertinggi dan terendah pada grafik harga, sebagaimana nampak pada contoh di atas.

Berikut beberapa contohnya:

  1. Menentukan Support – Resistance Menggunakan Bollinger Bands (BB)

Indikator teknikal Bollinger Bands dapat ditemukan pada semua platform trading yang disediakan. Caranya, pada platform trading, bukalah grafik harga pasangan mata uang yang ingin diperdagangkan, kemudian insert indikator Bollinger Bands. Nantinya dua garis Bollinger Bands akan muncul pada grafik seperti dua pita yang mengapit pergerakan harga.

 

Perhatikan bagaimana harga cenderung berbalik turun setelah mencapai batas atas BB (Resistance), kemudian berbalik naik setelah mencapai batas bawah BB (Support). Batas bawah dan batas atas nampak fluktuatif, sehingga disebut juga Support – Resistance dinamis.

 

Informasi mengenai dunia trading silahkan Follow kami:
belajartrading.net
Youtube & Instragram @nodiewakgenk

Modul belajar GRATIS silahkan klik

BelajarTrading.net adalah platform belajar trading binary option dengan harga yang terjangkau dan bergaransi seumur hidup. Cukup sekali bayar, kamu dapat menikmati semua fasilitas dan konsultasi gratis seumur hidup! Tidak hanya itu, disini kamu juga akan bergabung dengan trader lainnya di seluruh Indonesia dalam sebuah grup chat untuk sharing dan berdiskusi. Raih profitmu bersama BelajarTrading.net!

Kantor

Medan, Sumatera Utara

Senin – JumatĀ | 9:00 – 17:00

Copyright BelajarTrading.net | Web Developed by JasaPromosi.id